
Serena Altaf benar-benar membenci Nicholas Smith, CEO nya sendiri. Kejadian pilu 3 tahun lalu melekat kuat di kepalanya dan hal itu disebabkan oleh Nicholas. Seandainya ia mengetahui lebih awal jika CEO SJM Corporation adalah Nicholas pasti ia tidak akan memasukan lamaran kerja di perusahaan itu. Saat ini Serena menjabat menjadi sekretaris CEO. Dimana ada Nicholas disitu pasti ada Serena.Tak heran rumor kedekatan antara pimpinan dan sekretaris terdengar di seantero kantor SJM Corporation. Serena tidak menghiraukan adanya rumor tersebut. Kegelisahannya hanya satu yaitu dekat dengan orang yang paling di bencinya dan harus bertemu dengannya setiap hari membuatnya muak tapi ia tetap bersikap profesional dalam bekerja.
Nicholas menyadari jika Serena begitu membenci dirinya. Tapi dengan Serena disampingnya ia berusaha agar wanita cantik ini akan memaafkannya. Tidak dipungkiri setelah 3 tahun tidak bertemu Serena semakin hari semakin cantik dengan polesan make up natural. Perpaduan wajah timur tengah dan Indonesia membuat ia semakin mempesona. Hidung mancung, wajah tirus dengan bentuk badan seperti gitar Spanyol layaknya model profesional. Tak ketinggalan tingginya yang semampai dan rambut ekor kudanya membuatnya semakin seksi. Nicholas ingin mendapatkan hati Serena tapi seolah Serena membuat benteng yang tinggi dan kokoh sehingga sulit untukmendekatinya.
Tak ada seorang wanita pun yang mampu menolak pesona Nicholas bahkan para gadis banyak mengantri untuk kencan dengannnya. Tapi tidak dengan Serena. Nicholas berpikir apakah karena kejadian masa lalu yang membuat Serena bersikap dingin seperti ini.

