32. Melihat perbedaan

1530 Kata

Happy Reading . . . "Apa?" kejut Dimas, "Nesya udah 4 hari nggak pulang, dan Mama nggak ngasih tahu Dimas?" Raut wajah Nella sama sekali tidak menampilkan rasa bersalah karena yang ia lakukan memang benar, termasuk sikap yang Dimas perlihatkan sekarang, memang seharusnya seorang kakak mengkhawatirkan adiknya. "Kok Mama biasa aja, sih? nggak seharusnya Mama ngebiarin dia kayak gini, dong. Apa karena Nesya bukan anak kandung Mama?" Nella tersedak minumannya, kali ini ia tak bisa menerima tuduhan Dimas padanya. "Bahkan Mama menganggap Nesya sebagai anak bungsu Mama, Dimas," jelasnya, "kalau Mama nggak khawatir brarti artinya Nesya ada sama orang yang tepat." "Orang yang tepat?" Dimas mengernyit bingung, "maksud Mama?" "Kavin," sebut Nella. "Mama pikir mereka berdua cocok, menurut..." "

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN