Happy Reading . . . Meski ini hari kepulangan sebagaimana apa yang telah Kavin rencanakan, tapi Alana tak lagi merasa keberatan. Selama itu keputusannya, maka pasti sudah tak ada lagi yang perlu dikhawatirkan. Hanya saja pemikiran itu sama sekali tak berlaku ketika Kavin memilih untuk kemari bersama Nesya dan bukan dirinya. Pasca insiden tenggelam kemarin, alih-alih trauma Alana malah sangat bersemangat. Bagaimana tidak? Kavin bahkan berenang sendiri untuk menyelamatkannya. Alana menyentuh area bibirnya, ia masih merasakan sentuhan pria itu saat berusaha untuk membangunkannya. Padahal masih sepagi ini, tapi Alana sudah sibuk dengan banyak urusannya. Mulai dari berendam dengan air mawar, luluran, krimbat, dan masih banyak lagi. Tentunya Alana tak melakukan semua itu sendiri, ia memanggil

