60. RUMIT

2029 Kata

Happy Reading . . . "Bilang sama Bos kamu, aku bukan barang yang bisa disimpen-ambil seenaknya sama yang bukan pemiliknya!" Sontak, Kavin pun melotot, melihat kelakuan asistennya yang dengan lihai menunjuk-nunjuki wajahnya tanpa beban. Meski umur Jafar lebih tua, tapi itu bukan berarti Kavin tak berani memelintir tangan yang sudah berani-berani menyudutkannya itu, bahkan hampir saja mengenai biji matanya. "Itu yang Nesya bilang sama saya." "Huh?" Kavin mengernyit bingung, "bilang apa?" Jafar menghela napasnya dalam-dalam, sepertinya ia harus mengulangi sikap tak sopannya. "Bilang sama Bos kamm--akhh, akkkw, aww.." "Saya udah cukup sabar, ya!" geram Kavin, meremas jari-jemari pria berumur 5 tahun di atasnya itu. "udah nggak bawa Nesya pulang, sekarang malah.." "Tapi itu pesan dari Ne

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN