28. Tampak Nyata

1764 Kata

Happy Reading ... Nesya meregangkan tubuhnya dengan posisi yang masih terpejam. Sebenarnya ia sudah bangun dari tidurnya, hanya saja matanya terlalu malas untuk terbuka. "Sudah lebih dari 8 jam, mau sampai kapan kamu tidur?!" suara bariton yang tiba-tiba muncul membuat Nesya mau tak mau memaksa diri untuk sadar seutuhnya. "Bapak masih di sini?" kaget Nesya, padahal pandangannya masih buram. "Tuh, makan, udah disiapin," tuduhnya ke arah nampan berisikan nasi serta lauk-pauknya di atas nakas, "habis itu mandi, siap-siap. Saya tunggu di luar." "Siap-siap?" Nesya melenguh, "acara weekend saya isinya tidur." Nesya menarik selimutnya lagi sampai hampir menutupi seluruh tubuhnya, namun tak mungkin Kavin membiarkan, bahkan ia sudah mendedikasikan seluruh waktunya hanya untuk menunggu Nesya b

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN