55. PERGI

1666 Kata

Happy Reading . . . "Kavin, kamu mau ke mana?" teriak Aby, tak mendapat tanggapan karena pria itu sudah melengang jauh. Daripada menyusup yang tak akan terkejar, akhirnya Aby pun memilih untuk berjalan ke arah yang berseberangan, ke tempat di mana petugas rumah sakit berada. *** "Bunda?!" gumam Nesya, terkejut mendapati wajah yang ia lihat pertama kali setelah kesadarannya. Mendengar suara Nesya, Lusi pun tergugah dari tidurnya. Rasa kantuknya yang masih menyerang seketika hilang. Ia segera beranjak dari tempatnya dan ke luar ruangan. Nesya melenguh. Apa seharusnya ia tidak pernah bangun saja, agar ibunya tetap mau berada di sisinya, tanpa berniat untuk meninggalkannya sendiri lagi. Namun beberapa saat kemudian pintu ruangannya kembali terbuka, menampakkan ibunya lagi yang diikuti ses

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN