Munos jadi uring-uringan setelah menerima telepon dari wanita itu dua hari yang lalu. Flashback ["Kamu jangan bercanda ya!" ] ["Saya jujur Pak, ini bayi Bapak."] ["Gugurkan!"] ["Tidak." ] ["Aku bilang gugurkan!" ] Tuutt...tuut... Flashback off Munos memutuskan untuk segera pulang ke Indonesia meskipun jadwalnya masih harus seminggu lagi. Sopir menjemputnya di bandara Cengkareng. Beepp...beepp... Ponsel Munos berbunyi. ["Kamu sudah sampai, Nak?"] ["Sudah Mah, ini sudah menuju kantor."] ["Baiklah hati-hati di jalan, apa kamu sudah memberi tahu Risti kamu sudah kembali Nak?"] ["Ya Allah lupa Mah, iya yaa ...ini aku langsung kabari Risti."] ["Iya Mah Assalamualaikum."] "Ya ampun gara-gara cewe sialan itu gue ampe lupa sama tunangan sendiri!" umpat Munos kesal. Sesampain

