Part 28

1371 Kata

Kukemasi beberapa bajuku yang tersimpan di dalam almari. Hidup ini serasa tak adil, lebih baik aku pergi meninggalkan mereka daripada aku merasakan sakit yang seperti ini. Tidak ada yang perlu aku pertahankan di sini. Mereka semua jahat, tak punya hati. Sia-sia saja selama ini aku memutuskan untuk tetap tinggal dan bersama Mas Bayu, karena nyatanya ia jauh lebih menyakitiku. "Kamu mau kemana?" tanya Mas Bayu dari ambang pintu. Aku diam tak menjawab pertanyaannya, suhu tubuhku seakan naik tiba-tiba. Dia sudah keterlaluan dengan menyeretku masuk ke dalam lubang hitam ini. "Jangan jadi istri durhaka. Jawab!" bentaknya ketika aku masih sibuk menata beberapa bajuku di dalam koper. Tanganku diam membeku, kemudian beralih menatapnya yang telah lebih dulu menatapku dengan tatapan dingin. "Ji

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN