[11] Merasa Senang

1518 Kata

"Karna gue sederajat sama Bi Ami, jadi gue juga gak berhak duduk di sini." Arina bersiap untuk berdiri, tapi Alan segera menahannya. "Lo tetap di sini!" tegas Alan. Arina menolak lewat ekspresi wajahnya. Ia tidak suka dengan ucapan Alena. Bi Ami sudah seperti Ibunya sendiri. Selama beberapa hari berada di rumah yang asing baginya, merekalah yang membantu Arina. "Bi Ami makan bareng kita di sini. Panggil juga mang Tatang," ucap Alan dengan datar. Lelaki itu juga masih tidak percaya dengan perlakuan Alena. "Lan..." Alena bersiap untuk protes, tapi Aldi langsung memberi kode pada Alena untuk tetap diam. Dan lagi-lagi Alena menjadi pusat perhatian. Bahkan Alan menatapnya tajam. "Gak apa-apa, Bi. Anggap aja Alan lagi nyenengin istri," ucap Alan lagi dengan sengaja. Setelah itu Alan meminta

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN