Pagi menjelang dan Mutia belum keluar dari kamarnya padahal matahari sudah bersinar terang. Jendra dan Dhafa berdiri di depan kamar Mutia dengan wajah khawatir, karena ponsel gadis itu pun tidak aktif. "Kamu enggak punya kunci kamar ini, Ndra? Dasar suami enggak becus ngurusin istri kamu!" rutuk Dhafa yang sudah berulang kali memencet bell kamar Mutia. "Diam kamu! Kamu tuh ikut campur mulu masalah rumah tanggaku," balas Dhafa dengan wajah galak. "Sok banget kamu bilang rumah tangga segala. Padahal semalam kamu habis bercinta sama wanita lain," sindir Dhafa. Mata Jendra mengerjap dan wajahnya memucat. "Kamu tau dari mana? Jangan nuduh aku sembarangan!" "Tau lah, aku udah ketemu Inez duluan di sini. Makanya aku feeling pasti kamu indehoy sama Inez dan ninggalin Mutia, makanya aku nyari

