27 : Amarah Johan

2200 Kata

Pagi ini Johan telah berangkat menuju kantornya, ia terlihat lebih manusiawi daripada sebelumnya. Saat ada karyawan yang menyapanya, ia pun menyapa balik. Lalu ketika ia berpapasan dengan yang lainnya pun pria itu berinisiatif untuk tersenyum. Para karyawan merasa heran dengan tingkah bosnya, tapi tentu saja hal itu membuat mereka senang karena Johan lebih ramah. “Agus.” Johan memanggil sekretaris pribadinya. Sengaja ia memilih laki-laki untuk meminimalisir agar tidak ada yang menggodanya, sudah menjadi rahasia umum kalau sekretaris perempuan bisa saja naksir dengan bosnya sendiri. Johan tidak mau itu, ia hanya menginginkan Aleya saja dalam hidupnya. Seorang pria berkemeja biru laut masuk ke ruangan Johan, Agus berusia tigapuluh tahun, ia sangat loyal dan tunduk pada atasannya. “Pe

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN