Pulang sekolah, Altair dan Alesha keluar dari ruang kelasnya. Sebelum mereka menuju pintu gerbang sudah ada Saviero yang menghadang keduanya, pria itu penasaran kenapa ada pengawal yang menjaga anak-anak itu. “Altair, Alesha?!” Saviero menghentikan langkah kedua anak itu, ia berdiri menjulang tepat di depan mereka. “Om Saviero, ada apa?” Altair mendongak untuk melihat pria jangkung berkacamata itu. Jenin juga ada di sana, ia menggendong tas berwarna pink dengan riasan boneka Barbie. Matanya menatap antara Altair dan Alesha secara bergantian. Saviero tersenyum simpul lalu berkata, “Tidak ada apa-apa, bisakah Om tanya sedikit?” “Iya, boleh.” “Yang ngantar kalian ke sekolah tadi siapa?” “Ohh itu pemgawal suruhan Papa,” ujar Altair. “Pengawal untuk apa?” Altair mengendikkan ba

