"Adek, bangun, yuk?" "Nghh... bangunin abang deluan." "Abang udah bangun dari tadi lhoo.." "Masih ngantuk Buu..." Aya sudah ingin tersenyum lebar saat melihat Abel bergerak dari dalam selimutnya, ia pikir sang anak akan bangun namun Abel malah memeluk pinggangnya dan membenamkan wajahnya diperutnya. "Adek sholat subuhnya jam 7 aja..." "Lho mataharinya udah terbit, udah habis waktunya." Aya mengelus pelan rambut hitam legam milik Abel. Wangi melon langsung tercium ketika tangannya mengusak rambutnya. "Nanti suruh jangan keluar dulu," jawabnya membuat Aya terkekeh. "Abang sama Ayah udah nunggu lho? Ayo, sholat, yuk? Nanti Ibu buatin kentang kroket isi keju mozarella." Abel langsung mengangkat wajahnya, matanya yang masih setengah terbuka membuat Aya menggeleng. Kentang dan Abel adala

