Sebuah mobil dengan kecepatan tinggi melaju di jalanan yang lenggang. Hanya ada beberapa mobil saja yang melintas dan semuanya bisa disalip mobil itu dengan mudah. Nampaknyak kali ini dewi fortuna tengah berbaik hati dengan Arga untuk membuatnya cepat sampai ke tujuannya. “Ga, lo mau mati?” tanya Rega yang berada disampingnya tak habis pikir. Pria itu tidak lagi memainkan pedal remnya, malah terus menambah kecepatan mobilnya. “Lebih baik gue yang mati daripada anak gue,” sahut Arga tanpa menoleh. “Rencana lo sekarang apa?” Mereka tidak bisa langsung mendatangi Bara dan memaksa pria itu mengembalikan anaknya. Rega tahu bahwa musuh yang dihadapannya saat ini bukanlah mudah. Pria itu licik. “Gue mau ke sekolah Abel buat mastiin dia baik-baik aja. Lalu gue fokus untuk mencari Arya,” jelas

