Seolah kesialan lainnya masih ingin menghampiri Satria. Pria itu terpaksa memutar haluannya karena baru saja mendapat kabar dari kantor bahwa ada beberapa dokumen-dokumen penting milik perusahaan mengalami kebocoran data. Hal ini cukup serius lantara dokumen penting yang berisikan rahasia perusahaan yang dijaga ketat tak boleh ada yang tau, membuat Satria mengesampingkan niatnya untuk segera menemui Sekar dan memberikan wanita itu hukuman. “SIALAN!” “Perintah orang-orang yang berada di villa untuk memperketat penjagaan mereka! Aku tidak ingin mendengar hal ini kembali terulang!” Bentak Satria pada Max yang berada di bangku penumpang bagian depan. “Tunggu kedatanganku, Sekar! Kali ini mungkin kau akan selamat dari hukuman, Mu.” Ucap Satria dengan senyuman bengis di bibirnya. Max yang mas

