Part 31

2235 Kata

Aku memijat kecil pinggangku yang berdenyut nyeri, sejenak aku menghentikan dorongan pada troli karena merasa lelah. Hari ini kami berbelanja kebutuhan harian di supermarket bersama anak-anak dan Pak Bara, mereka antusias juga ingin memilih-milih baju dan seperangkat hal-hal berbau bayi seperti box baby, mainan, tempat tidur dan banyak lagi, namun kali ini berbelanja kebutuhan didahulukan. “Pa, Ara beli ini boleh?” “Boleh.” “Ini? Ini juga, yang ini juga boleh kan?” “Semuanya boleh, sayang...” Aku menggeleng-geleng saja saat mendengar percakapan Pak Bara bersama Khaira, mereka tengah berada di rak snack untuk mengikuti Khaira dan Khail yang sedang merampok uang Papa nya dengan mengambil snack sesuka mereka sebanyak-banyaknya. “Sayang, kok banyak banget sih? Dikurangi ya...” aku sampai

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN