Bab 47 : Pertengkaran (2)

995 Kata

Bagas memijat pelipisnya begitu kepalanya terasa agak pusing pagi ini. Lelaki itu berjalan melewati pintu kelas dan melihat Dika yang tengah membicarakan sesuatu dengan Alana. Namun obrolan mereka berenti saat menyadari keberadaannya di sana dan Alana kembali ke mejanya. Dengan tidak menaruh rasa penasaran sama sekali, Bagas melewati meja Dika dan mengabaikan sapaan lelaki itu lalu duduk di bangkunya. Tidak lama setelahnya, bel pun berbunyi dan seorang guru masuk ke dalam kelas. Jam pertama berjalan seperti biasa. Semua murid memperhatikan penjelasan seorang guru yang tengah menjelaskan salah satu materi di depan sana usai menuliskan beberapa poin penting di papan tulis. Namun di tengah suasana khidmat itu, Mita diam-diam menatap Alana dan Bagas bergantian selama beberapa kali. "An

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN