Anneta - Bab 19

1632 Kata

"Kamu mau pesen apa, Ta?" tanya Rion saat keduanya sudah duduk di salah satu meja kafe. "Apa aja," jawab Anneta asal. "Spageti, mau?" "Boleh." Rion pun memanggil pelayan dan menyebutkan pesanan untuk mereka berdua. Lalu matanya memindai wajah Anneta yang sebenarnya tidak sedang fokus pada tempatnya. "Maaf ya, Ta. Aku lancang ngajak-ngajak kamu makan siang?" “Hemm, nggak pa-pa." "Anggep aja, ini ucapan terimakasihku untuk pertolongan kamu tempo hari," katanya sembari melengkungkan senyum. Tapi langsung mengerutkan kening saat melihat tingkah aneh gadis di depannya. Raga Anneta memang ada di depannya. Mereka duduk berhadapan di meja paling ujung kafe ini. Dan posisi ini sangat pas untuk mata Anneta melihat pemandangan di depan sana. Entah kenapa hatinya seperti memanas. Mata Anneta t

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN