Tidak pernah sekali pun dalam hidup Zilka, ia membayangkan akan berada dalam situasi antara hidup dan mati di bawah kendali orang lain. Semua kenangan-kenangan hidupnya melompat keluar satu per satu, membentuk kilas balik dalam waktu singkat. Semua kenangan itu, sebagian besar tentang Felipe. Senyum lelaki itu ketika bertemu dengannya, sapaannya yang lembut, cara lelaki itu mencintai, harapannya yang besar akan kehidupan, dan banyak hal lainnya. Zilka menghela napas panjang, melirik pada moncong pist*l. Mungkin ini adalah akhir hidupnya. Mungkin, ini adalah akhir usia. Mungkin, ini adalah cara baginya kembali pada pelukan Felipe dan anak mereka. Seperti apa Felipe sekarang? Mungkinkah ia masih sama menawannya seperti sebelumnya? Mungkinkah ia masih memiliki senyum humor dan pandangan j

