Aksesories

1387 Kata

Keramaian lautan manusia itu seolah lenyap. Menyisakan Chacha dan Haikal dalam keheningan. Suara-suara keras dari pengeras suara seolah tak sanggup menjamah pendengaran sepasang mantan kekasih itu. Keduanya seolah larut dalam keheningan yang mereka ciptakan sendiri. Dingin, canggung. Meski dalam hati terselip rindu. Dalam hati terdalam Chacha, memang masih ada rasa terhadap Haikal. Saat mendengar ungkapan Haikal, cinta itu kembali muncul kepermukaan, setelah susah payah Chacha mencoba menutupinya dengan rapat. Chacha menatap sendu, wajah nelangsa Haikal, jelas terlihat ketulusan dari kedua bola mata Haikal. “Semua sudah terlambat.” Chacha mengatakan hal itu dengan begitu lirih. Tak sanggup, tapi Chacha harus segera mematahkan perasaan itu, gadis itu tidak ingin larut kedalam cinta yang

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN