Pagar ayu

1501 Kata

Keesokan harinya. Chacha disibukkan dengan berbagai macam acara penting dalam hidupnya. Yakni, acara pernikahan sahabatnya. Mulai dari pagi hari. Gadis itu harus mendapatkan teror dari sahabatnya, yang terus saja menghubungi dirinya agar tak sampai terlupa dengan acara sakral itu. “Cha. Kamu tidak lupa ‘kan? Hari ini hari apa?” seperti itulah kalimat pertama yang diucapkan oleh sahabat Chacha ketika, ia baru saja menerima panggilan diponsel pintarnya. Saking melengkingnya suara itu. Pun Chacha harus menjauhkan ponsel itu dari telinga. “Iya… Bawel.” balas Chacha malas, dengan suara serak. Khas orang bangun tidur. Sebenarnya, ia masih begitu mengantuk. Gadis itu kembali menyembunyikan tubuhnya lagi dibalik selimut tebal, yang memeluknya begitu erat dan hangat. “Cepat!!! Kamu datang kes

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN