Demi Menyelamatkan Layla dan Layli

2046 Kata

"Tenang, Kanaya," ucap Raisa sembari mengusap punggung Kanaya. "Ini sudah hampir sore. Kita belum bisa menemukan Lala dan Lili," keluh Kanaya sambil mengusap air matanya yang menitik. "Gue naik motor carinya." "Aku jalan kaki saja," balas Kanaya sambil bangkit berdiri. Sudah hampir seperempat jam dia beristirahat usai mencari si kembar. Dia dan Raisa sudah berjalan menyusuri taman. Menurut pengakuan tukang balon. Si kembar memang beli balon, tetapi tak begitu diperhatikan karena saking banyaknya anak-anak yang beli. Tukang balon itu tak tahu pergi si kembar ke arah mana. Kanaya pun berjalan di sisi jalan raya berharap bertemu dengan si kembar karena kedua anaknya memang suka melihat ondel-ondel, sedangkan Raisa membawa motor dengan pandangan mengedar berkeliling. Saat wanita cantik i

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN