Melanjutkan Rencana Pembalasan Manis

1162 Kata

"Kanaya, cepat masuk!" titah Aldo. Wanita itu pun mengangguk pelan. Dia tak mau merusak semangat kerjanya pagi ini. Maka Kanaya mematuhi perintah Aldo, lekas masuk ke dalam mobil. Lantas Aldo pun bergegas mengurai tangan sang ibu. Dia langsung masuk ke dalam mobil. "Aldooooooo!! Kamu benar-benar berubah. Tak mau dengar lagi kata saya!" sentaknya sambil berkacak pinggang. Dia menghalangi jalan mobil Aldo. Lelaki itu pun membuka kaca mobil dan sudut matanya melirik ke arah Luna. "Lun, tolong bawa Ibu pergi dari sini. Jika kamu memang masih anggap saya itu sahabat," tandas Aldo. "Tante, ayo kita pergi!" ajak Luna sambil menyeret ibu Aldo menjauh dari mobil Aldo. "Luna, kamu kenapa patuh pada Aldo? Sedangkan dia tak peduli dengan perasaannmu," gerutu wanita itu. "Ayo, kita pergi saj

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN