Tersiksa Sepanjang Malam

2016 Kata

"Do, bagaimana keadaan ibumu?" "Kaki Ibu terkilir dan saya sudah mengobatinya luka yang ada di kepalanya juga." "Memangnya Ibu mau ngapain? tanya Kanaya sambil melirik ke arah mertuanya. "Mau turun, terpeleset. Kepala juga pusing," jawab Ibu Aldo sambil meringis kesakitan. Dia jatuh dari tangga sampai dahinya terluka, dengan sigap Aldo mengobati luka yang ada di dahi sang ibu. Tak berselang lama. Datang wanita berdaster panjang memakai hijab tampak keriput wajahnya. Dia membawa tas berukuran sedang dijinjing. Aldo lekas menggendong sang ibu ke dalam kamar karena tukang pijatnya sudah datang yang dipanggil oleh Aldo. "Silakan langsung ke kamar, Bu," ucap Kanaya mempersilakan tukang pijat agar mengekori Aldo. Kanaya pun menguntit dari belakang memperhatikan sikap sang mertuanya yang

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN