Separuh Napas Hilang?

1517 Kata

"Mertuaku yang terhormat. Jelas-jelas tadi aku sudah beres-beres rumah. Ini pasti ulah Ibu 'kan yang buang sampah sembarangan." "Hai, buat apa aku buang sampah sembarangan!" dalih Ibu Aldo memalingkan wajahnya. "Kenapa lagi ini? Bisa nggak sih kamu hormati Ibu saya, Kanaya? Saya perhatikan kamu selalu melawan," sambung Aldo yang mendengar perdebatan Kanaya dan sang ibu. Dia baru pulang kerja sudah disuguhi pemandangan tak enak. Ibu Aldo mengumpat dan memaki Kanaya karena tak pernah mematuhi perintahnya. Dia juga mengadu jika Kanaya sering keluar rumah bersama si kembar tak betah di rumah. Kanaya tak mau diintimidasi oleh mertuanya. Dia mengatakan yang sebenarnya terjadi pada Aldo. Bahwa kedua anaknya sepulang sekolah selalu ingin bermain di taman. Mereka tak betah tinggal di rumah ka

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN