Kanaya Harus Kuat

1321 Kata

Ruangan kamar itu remang. Ada penyesalan yang menggelayut di pundak seorang Kanaya. Sorot matanya sayu bersama air mata yang berkejaran-kejaran membasahi pipi. Dia dikurung hampir lima jam di sana. Bahkan, Aldo tak mengizinkan Kanaya untuk ke rumah Siska dan ponselnya juga disita dipegang oleh Aldo. Iya, Aldo dominan menguasai Kanaya. Saking cintanya kepada Kanaya, ibaratnya tak boleh satu semut pun yang mendekati Kanaya. "Aku tak boleh menyerah. Aku harus menjadi wanita kuat. Jangan cengeng. Kenapa Aldo berubah dan ingkar janji?" urainya berusaha memupuk semangat dalam diri dan terus menyeka buliran air mata dari kelopak mata. Wanita cantik itu memeluk kedua lututnya duduk di atas kasur seraya menggigit jari telunjuknya untuk menilimisir kecemasan. Mau cemas bagaimana? Aldo hanya me

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN