Lekas Kanaya mendekati Aldo. "Do, jangan salah paham." "Saya datang ke sini untuk mengantarkan tas ini," jawab Aldo tanpa ekspresi. "Do, aku bisa jelasin," tukas Kanaya sambil mencengkram lengan Aldo. Lelaki tersebut tersenyum getir lalu menjawab, "Apa yang mau kamu jelaskan? Di bawah air hujan ada sepasang manusia yang sedang berciumaan." Hening sejenak. Aldo menatap lekat Nathan yang sedari tadi diam berdiri bergeming. Tatapannya penuh tanda tanya besar kepada Aldo. Sejurus kemudian Aldo melanjutkan ucapannya, "Anda harus tahu Pak Nathan. Kanaya adalah calon istri saya. Jika Anda sekali lagi menyentuhnya, maka saya pastikan rambut Anda akan rontok di tangan saya!" Lantas Aldo merangkul pinggang Kanaya, mengajak wanita itu agar masuk ke dalam mobil. Kanaya pun mematuhi Aldo, dia masuk

