"Kita mau ke mana?" tanya Sera yang kebingungan melihat Kanaya yang tampak gelisah dan cemas. Padahal ini adalah tempat yang sudah cocok untuk bersembunyi. Namun, entah kenapa Kanaya tak merasa tenang. Wanita itu mengecup puncak kepala si kembar berulang-ulang seraya mengucapkan, "Dia nggak boleh ambil anakku." "Kanaya, tenang. Dia tak tahu vila ini dan kita aman di sini," ucap Sera mengingatkan sambil menepuk punggung Kanaya. Wanita itu pun tertegun dan menatap Sera dengan tatapan sayu. "Dia tak akan pernah mengganggu anakku." Sera meyakinkan berulang kali. Berusaha menenangkan Kanaya. Akhirnya, wanita itu pun menghela napas lega dan terbit senyum manis dari bibirnya. Sampai menjelang malam pun tak ada kejadian yang aneh. Apa yang wanita itu khawatirkan tak terjadi. Kanaya merengkuh

