"Mau apa kau ke sini?!" sentak Bisma. "Siapa yang mengizinkan Sisil keluar dari rumah sakit?" Selomita berjalan gontai dan melempar senyum kepada tamu yang baru datang, lebih tepatnya tamu yang tak diundang. Tangan Selomita dilipat di depan dadaa, dagunya ke atas sedikit, menampakkan arogan. "Saya, memangnya kenapa? Saya ibunya." "Saya suaminya. Jadi kembalikan Sisil pada saya. Dia belum sehat," tukas Nathan berdiri bergeming. "Biar saya yang rawat Sisil," sambung Selomita. Nathan tak mengindahkan ucapan Selomita. Dia berlari kecil menghampiri kamar Sisil sambil teriak memanggil Sisil. Namun, dua bodyguard Bisma langsung menyerang Nathan dengan membabi-buta. Untungnya setiap serangan yang dilancarkan oleh dua lelaki itu dapat ditangkis dengan sigap oleh Nathan. Dua lelaki bertubuh

