Wulan membuka pintu apartemen perlahan, ia ingin memastikan apakah Bastian sudah pulang atau belum. Pasalnya, Wulan langsung pulang begitu jam pulang kerja datang. Ia tidak ingin dipaksa untuk pulang bersama Bastian lagi. Wulan menghela napas lega saat melihat apartemen masih dalam keadaan kosong. “Syukurlah, aku aman,” ujar Wulan lega. Walaupun ia tidak dapat menjamin Bastian tidak akan marah jika tahu Wulan pulang lebih dulu tanpa memberi tahu Bastian sebelumnya. Wulan sedang memasak untuk makan malam di dapur saat Bastian memasuki apartemen. Bastian berjalan mendekat ke arah dapur dan mendapati Wulan sedang memasak hidangan untuk makan malam. “Kau pulang duluan,” ujar Bastian santai. Wulan menghentikan aktivitasnya sejenak. “I-iya, tadi aku lapar jadi aku memutuskan untu

