Sakit Hati

1121 Kata

“Nurut elo baiknya yang mana?” balas Reza. "Kayaknya iblis lebih cucok, deh," balas Lintang “Malaikat aja, deh,” jawab Reza memilih yang menurut dia aman. “Malaikat maut,” ledek Lintang. “Kok dia?” tanya Reza. “Karena yang paling dekat sama kita itu Cuma dia. Setiap hari dia nengok kita 90 kali dalam sehari, loh. Pacar elo aja belum tentu secinta Izroil. Jibril mana mau mendekat kita bukan nabi,” oceh Lintang seraya menusuk pepaya potong dari Reza. “Omongan kamu bikin ngeri,” sahut Reza. “Wkwkwkwkw, makanya jangan suka sama yang gaib. Yang nyata masih banyak ngapain cinta yang gaib,” balas Lintang. “Bismillah …,” doa Lintang sebelum menggigit pepaya. Reza tersenyum melihat Lintang makan pepaya yang ia bawakan. “Ya Allah, semoga doaku menjadi penangkal semua yang gaib,” lanjut Lin

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN