Penjaga Andi

2530 Kata

Semua memekik gembira. Sujud syukur. Menangis haru. Setelah 3 hari berturut-turut, mengadakan pengajian di rumah Andi—akhirnya, Andi bisa kembali dalam keadaan selamat. "3 hari?" tanya Andi, yang masih berbaring lemas. "Iya. Aku sudah 3 hari di sini, Ndi," jawab Ustadz Irham. "Tapi, rasanya aku baru beberapa jam di sana." "Memang, sepertinya di sana waktunya sangat singkat, Ndi. Tapi, kamu sudah hampir 2 minggu enggak sadar." Andi mendesah singkat. "Kamu enggak merasa sakit, Ndi?" "Enggak. Cuma lemas saja." "Kamu masih beruntung, Ndi. Banyak yang terjebak di dunia jin, enggak bisa kembali. Kadang ada yang hilang akal. Kadang ada yang kehilangan nyawa." Andi diam. Teringat Reyhan, yang masih di sana. "Kamu masih kuat bercerita, Ndi? Maaf, tapi aku harus tahu—apa saja yang kamu tem

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN