55. RUMAH AYAH ANDRI

1756 Kata

Langit hendak berpamitan pada Ayah dan Bundanya. Tapi ada pemandangan tidak menyenangkan disana. Ia melihat Kelvin berada di rumah ayahnya. Entah bagaimana caranya laki-laki itu bisa berada disini. Langit reflek memangut erat genggam tangan Mentari, memperjelas Mentari hanya miliknya. Apalagi Mentari berpenampilan cantin dimana pun ia berada. Sungguh.. Langit merasa was-was adanya Kelvin di sekitar rumah ayahnya. "Bun, yah. Langit pamit pulang dulu." Ucap sopan Langit pada kedua orang tuanya, keduanya menoleh tersenyum lembut padanya. "Kamu tidak menginap disini. Mentarikan belum pernah tidur disini." Tawar Bundanya. Tapi langsung di tolak halus oleh Langit. Lagi pula Langit tidak mungkin tidur disana. Ah bisa gawat jika dia dan Mentari tidur disana. Bisa ketahuan Mentari tengah hamil,

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN