Mentari dan Langit datang tepat waktu saat penghulu melakukan ijab kabul, tidak ada tamu spesial yang hadir, hanya keluarga, dan beberapa sahabat saja. Mentari menggunakan masker agar tidak mencium bau tak sedap. Penciumannya masih sangat sensitif. Ia memberi selamat pada kedua mertuanya, ia ikut senang karena kedua orang itu telah kembali menjadi sepasang suami istri. "Selamat ya Bun, Yah. Mentari berharap kalian selalu bahagia." Ucap sopan Mentari sambil memeluk Nessa. Andri hanya tersenyum mengelus lembut puncak kepala terhias simpulan rambut indahnya. "Terima kasih ya sayang. Bunda harap Langit nggak bikin kamu kesal terus ya." Mentari menggeleng tegas, ia merasa justru dirinya yang selalu membuat Langit kesal. "Oh ya sayang kenapa memakai masker." Ucapnya Lagi. "Flu bunda." Jawab Me

