31. CINTA

1346 Kata

Setelah beberapa hari yang lalu. Mentari sudah keluar dari rumah sakit, ia mondar mandir menunggu Langit, segala umpat ia tujuan pria itu. Dia sangat kesal pada Langit yang harus satu kelompok dengan Maura dalam tugas kuliah, dia tak Maura menempel pada Langit, padahal dia sudah mengertak Maura untuk jauh dari Langit. Tapi mustahil Maura menurutinya.. Akhirnya dia melihat Langit membuka pintu, dengan napas berburu ia memarahi Langit yang pulang selarut ini. "Darimana lo? Kenapa baru pulang." Langit menaiki alisnya satu dengan menatap heran pada Mentari. "Sehat kamu? Aku udah bilang mau ngerjain tugas di rumah Maura." Mentari menerbitkan muka cemburu, ia menggepal kedua tangannya geram. "Makin bebas dong Maura deketin lo!" Langit tertawa melihat muka Mentari yang menggemas saat sedang ma

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN