Besok harinya, setelah pulang kuliah Langit dan Mentari berpindah rumah baru mereka, Langit melarang Mentari bekerja terlalu berat. Sebenarnya Arga mau pun Tama bersedia menolongnya, tapi karena tidak ingin ada yang curiga Mentari hamil. Ia melakukan sendiri. Lagi pula ia hanya memindahkan beberapa pakaian dan barang penting saja. Perabotan rumah sudah ada sebelum ia pindah. "Sayang... Kamu jangan terlalu capek. Ingat kamu lagi hamil." Ujar Langit melihat Mentari membereskan pakaian mereka. "Iya sayang." Sahut Mentari dengan lembut. "Oh ya tadi Papi menelpon dia bilang Kak Bul sudah di rumah Papi. Bagaimana malam ini kita ke sana." "Oke... Tapi kamu nggak capekkan. Kalau iya besok kita baru ke sana." Mentari berbaring sejenah setelah usai membereskan memindahkan pakaian di lemari.. "T

