Kedua pasang mata bersirobok, Aldi yang terus sibuk memikirkan cara untuk memulai menjelaskan yang mudah dipahami oleh gadis itu, sementara Puput sibuk membenahi perasaannya yang ketakutan, memasuki dunia asing dengan aroma kemesuman yang kental. "Belum boleh telanjang Put, kita belum menikah. Tapi, aku mau kasih lihat proses dari ... maksudku ... bagaimana tubuh pria bereaksi terhadap wanita yang dicintainya." Lelaki itu sadar telah mengucapkan kesalahan. Tapi, terlanjur terucap, ia sulit untuk meralatnya. Seketika, Puput merasa tenang. "Oh, begitu, Bapak belajar dari situ juga?" tanya Puput sambil menunjuk ke arah layar yang masih beku. "He he, kita sama-sama belajar ya, siap?" Aldi mengangkat remote control, mengarahkannya pada televisi. Puput mengangguk ragu-ragu. Tayangan pun

