Duduk di samping Puput dengan gaya seolah-olah telah memenangkan undian, Aldi merasa puas karena telah mengatakan satu kalimat pendek yang kata orang merupakan kalimat sakti. Terbukti, Puput masih terbengong-bengong dengan pipi merona. "Kenapa bengong? Lagi mikir gimana caranya balas dengan ucapan yang sama?" bisik Aldi menggoda. Ia selalu ingin menggoda Puput karena menyukai reaksi konyolnya yang menggemaskan. "Eh, apa, Pak? Aku gak mikir ke sana deh, aku cuma mikir apa Bapak tahu artinya yang Bapak ucapkan tadi?" Puput mencibir. "Emang aku bilang apa tadi?" tanya Aldi dengan mimik serius. "Lah, tadi Bapak bilang apa?" serang Puput mulai naik nada suaranya. "Aku bilang, mau antar kamu pulang," sahut Aldi kalem. "Iyakah? Gak pernah bilang mau antar pulang, tahu-tahu udah duduk aja

