Chapter 47 - 48

1166 Kata

CHAPTER 47                 "Kode apa, Mas?" Indira bertanya bingung, suaminya yang tadi sempat was-was panik menjadi berbahagia dengan mata berbinar.                 "Iya, kode Opa-Oma kamu nerima aku sebagai mantu dari cucu mereka, terus jalannya aja ke sini, pasti itu kode biar aku tidur sama kamu terus."                 Indira berpikir sejenak, lalu memanggut paham.                 "Bisa sambil main dong, ah …."                 "Aku hamil, jangan dimainin!" Indira menjauhkan badannya yang siap disergap Brendon.                 "Dih, kandungannya belum gede—"                 "Usia kek aku rawan keguguran!" Indira bersikeras.                 "Mainnya gak ampe banting-bantingan juga!" Brendon memutar bola matanya. "Cuman main … slowly slowly lah, despacito."                 "Tidu

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN