38. Devan datang Menjenguk

1269 Kata

Langkah kaki Devan terasa lebih ringan setelah memutuskan pertunangan semalam. Tangannya menggenggam dua kantong besar, satu berisi buah-buahan segar yang baru saja ia beli dari supermarket, satu lagi berisi makanan kesukaan Senna. Devan berdiri sejenak di depan rumah sakit, menarik napas panjang, lalu melangkah masuk ke dalam gedung putih dingin itu. Di lorong menuju kamar perawatan, Devan melihat Danu sedang keluar dari kamar. Lelaki paruh baya itu langsung tersenyum kecil begitu melihat Devan. "Devan?" sapa Danu sedikit terkejut, ada perasaan lega melihat Devan. Danu lalu menepuk bahu Devan pelan. "Kamu datang Van?" Devan mengangguk. "Iya, aku bawa makanan dan buah-buahan. Aku— aku mau ketemu Senna." Tatapan Danu sempat membaca keseriusan di wajah Devan, tapi akhirnya ia mengangguk

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN