40. Memutuskan Pertunangan Batal

1466 Kata

“Maaf, Bu. Di depan ada Nona Stella,” seru pelayan saat Hamidah tengah sibuk di dapur. “Suruh dia masuk,” ucap Hamidah dengan wajah sumrigah. “Dan kamu, kembali ke belakang,” ucapnya pada pelayan yang mengantar sarapan pagi. "Baik Bu," sahut sang pelayan. Kedatangan Stella, tentu saja dia sangat senang kedatangan calon menantu kesayangannya. Dia memang sengaja mengundang Stella, karena ingin membicarakan mengenai pernikahan. Hamidah belum tahu apa yang terjadi dengan Devan dan Stella. "Baik." Sang pelayan itu pun segera kembali berjalan keluar. Stella lalu berjalan masuk dengan langkah pelan, menahan napas sejenak sebelum memasuki ruang makan. Sejujurnya, ia sempat ragu datang tapi dia merasa memang ada yang harus dibicarakan. "Pagi Nek," sapa Stella sambil berjalan mendekat dan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN