Dengan berat hati Agni memberanikan diri untuk menyelamatkan wanita tersebut. Hati nya tidak tega untuk pergi meninggalkan wanita tersebut. Ia teringat kalau ia mempunyai anak dan sudah sewajarnya baginya untuk menyelamatkan orang lain, agar di saat anaknya mengalami kesulitan ia akan mendapatkan pertolongan dari segala penjuru. “Birendra, tunggu Ibu ya Nak. Ibu akan segera menolongmu, tetapi ijinkan ibu untuk menolong temanmu terlebih dahulu,” ucap Agni pada dirinya sendiri sambil ia kembali menyusuru jalanan setapak tadi. Ia mengingat-ingat jalanan tersebut agar ia tidak tersesat di dalamnya. Setelah menempuh perjalanan yang cukup lama, akhirnya Agni dapat menemukan gadis tersebut. Posisi gadis tersebut masih sama. Bajunya terlihat begitu compang camping dan di dalam tubuhnya Agni mel

