“Ibu, aku sudah tidak mempunyai waktu lagi. aku harus segera menyelamatkan Birendra. Aku tidak ingin Birendra kenapa-kenapa,” ucap Agni yang penuh dengan kesedihan yang sangat membekas dalam hatinya. Hatinya terasa begitu hancur ketika ia mendengar perkataan dari ibunya. “Agni … Ibu akan mencoba untuk membantumu. Tapi ibu tidak bisa berbuat lebih dalam untuk membantumu. Disini ibu hanyalah sebagai perantara dan kamu lah yang akan berjuang untuk menyelamatkan Birendra,” jelas Mbok Ginem sambil ia mulai menyiapkan segala perlengkapan yang harus ia gunakan untuk melakukan prosesi penyelamatan Birendra. Mendengar hal itu membuat Agni merasa begitu senang, ia sudah tidak sabar lagi melakukan prosesi itu. Ia ingin segera menemukan Birendra dan memeluknya dengan begitu erat. “Agni … batas wa

