DAFFI : Selina

1314 Kata

“Daf!” panggilan yang terdengar setengah sebal membuyarkan lamunanku. Membuat mataku mengerjap. Heh, aku kenapa? “Siapa tamunya?” tanyaku berdehem. “Ini namanya Vero mau ketemu.” Jawabnya. Selina menatapku dengan tatapan masih sebal. Ketahuanlah aku ini tengah memandanginya. Siap-siap nanti terkena timpuk lagi. Tadi apa katanya? Vero? Mataku beralih menatap Vero yang menatapku dan Selina bergantian. Dari atas hingga bawah dan keatas lagi. Ada yang aneh kah? “Mau apa ke sini? Mau minta tanggung jawabku?!” aku marah. Aku benar-benar tidak mau bertanggung jawab pada anak itu. Aku bukan ayah dari anak itu. “Daf,” ucapnya pelan. “Diam.” Kaku berjalan menghampirinya. Aku berdiri di samping Selina dan menatap Vero marah, “Pergi sana. Aku enggak mau tanggung jawab sama anak yang kamu kan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN