“Kenapa kamu belum pulang?” tanya Nadira pada Rangga. Rangga menggelengkan kepala. “Kalau pulang aku nggak bisa ketemu kamu lagi dalam waktu yang lama.” Tentu saja, hukuman nenek benar-benar diberlakukan untuk cucunya itu. Sementara Nadira hanya tersenyum mendengar itu. “Kau tetap harus pulang dulu besok!” ujar Rangga pada Nadira. “Kamu, kan, harus mengambil pakaian dulu untuk baju ganti selama di sini.” “Iya, itu sudah aku pikirkan, kok! Kamu itu kenapa, sih?” “Lagi pula, kenapa kamu harus setuju tinggal di sini?” “Kalau tidak, nenek bilang tidak akan menyetujui pernikahan kita. Bagaimana, loh?” Rangga pun merenung mendengar itu. “Ya sudah ....” Pada akhirnya dia hanya bisa pasrah. “Kamu yang pulang sana!” Pria itu menghela napas. “Aku pulang ke apartemen kamu saja kal

