Saat memasuki perut ikan purba tersebut air langsung membawa mereka mengikuti jalur yang ada sampai pada suatu bagian yang berbentuk seperti tangga terbuat dari benda keras seperti gigi. Tanpa melepaskan perlengkapannya mereka menaiki tangga dengan perlahan dengan menggunakan penerangan yang sudah terpasang di kepala masing - masing. “Perhatikan langkahmu Gina?” Gazan yang berjalan duluan langsung mengulurkan tangannya kepada wanita yang ada di belakang. “Kau tenang saja karena tangga ini cukup aman untuk dinaiki dengan perlengkapan seperti ini sekalipun.” Gina menggapai tangan Gazan sehingga mereka naik bersama - sama. Tidak begitu lama sampailah mereka pada suatu ruangan yang luas dan gelap. Lampu yang ada di kepala mereka tidak dapat menembus gelapnya ruangan tersebut. Jadi mereka t

