“Aku akan mengakui sesuatu. Tolong kau anggap sebagai suatu hal yang serius. Jangan pernah menganggap bahwa aku sedang main-main. Jika kau begitu, rasanya akan membuatku terluka.” Varlotta menanggapi segera. Mengangguk dengan mantap sembari masih membelai-belai kedua pipi Geonado. Mata mereka masih saling bersinggungan. “Okay. Katakan saja semua, Sayang. Tanpa terkecuali, ya. Kau harus jujur." "Tapi, aku yakin kau akan mengatakan semuanya padaku. Benar bukan?" Varlotta semakin membuat suara terdengar manja, senyum terus melebar. "Tentu saja aku akan mengatakan semuanya dan tidak akan ada yang aku sembunyikan lagi tentang perasaanku kepadamu. Aku tidak akan sanggup." Varlotta terkekeh bersamaan dengan tarikan yang ia lakukan pada tengkuk Geonado. Dan, setelah jarak di antara mereka tin

