Arsakha tengah bersiap untuk menahan serangan dari Ki Belukang Sewu. Namun jika serangan itu dirasa mendesak, maka Arsskha tidak segan-segan untuk melawannya. Dalam hal ini Arsakha merasa bahwa dirinya dalam posisi yang benar. Meminta secara baik-baik kembang Puncung Merah sebagai obat untuk putri bungsu Gusti Demang Damar. Seperti yang Ki Belukang Sewu katakan bahwa kembang Puncung Merah akan segera tumbuh kembali jika dipetik oleh orang yang jujur dan benar. Hal ini menjadi sebuah dilema untuk Arsakha. Namun dirinya tetap bisa bertahan walau serangan bertubi-tubi dilancarkan oleh kakek tua itu. Kali ini kakek tua tidak main-main karena dia sudah mengerti bagaimana ilmu kanuragan yang dimiliki oleh Arsakha. Ki Belukang Sewu berusaha untuk menggunakan ajian cadas beliung untuk melawan t

