Enam Puluh Tujuh

1378 Kata

"Engh." Loy menggeliat dalam tidurnya yang mulai terganggu hingga ia meraba-raba tempat tidur dan bergeser setelah menemukan tubuh Nazeela yang berbaring miring memunggunginya. Ia memeluk wanita itu dengan erat, lalu mengecup bahunya dengan lembut. "Zee, kau tidak bekerja?" tanya Loy tanpa membuka matanya. Ia benar-benar masih mengantuk, tapi entah kenapa ia sempat terjaga sebentar. "Zee, hei, Love." Loy mengguncang tubuh kekasihnya itu hingga Nazeela merasa sedikit terganggu. "Emh?" "Bangunlah. Sepertinya sudah pagi. Kau bilang harus berangkat pagi, hari ini." semalam Nazeela memang mengingatkan Loy untuk membangunkannya apabila pria itu bangun lebih dulu darinya. Nazeela masih sangat mengantuk, tapi karena diingatkan kerja, ia akhirnya meraih jam beker di meja samping tempat tidur

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN