"Engh." Loy menggeliat dalam tidurnya yang mulai terganggu hingga ia meraba-raba tempat tidur dan bergeser setelah menemukan tubuh Nazeela yang berbaring miring memunggunginya. Ia memeluk wanita itu dengan erat, lalu mengecup bahunya dengan lembut. "Zee, kau tidak bekerja?" tanya Loy tanpa membuka matanya. Ia benar-benar masih mengantuk, tapi entah kenapa ia sempat terjaga sebentar. "Zee, hei, Love." Loy mengguncang tubuh kekasihnya itu hingga Nazeela merasa sedikit terganggu. "Emh?" "Bangunlah. Sepertinya sudah pagi. Kau bilang harus berangkat pagi, hari ini." semalam Nazeela memang mengingatkan Loy untuk membangunkannya apabila pria itu bangun lebih dulu darinya. Nazeela masih sangat mengantuk, tapi karena diingatkan kerja, ia akhirnya meraih jam beker di meja samping tempat tidur

