Keheningan yang tegang menyelimuti aula saat barisan kode genetik yang rumit terpampang di layar besar. Cahaya proyektor memantul di wajah para wartawan yang tadinya sangat vokal, kini mereka tampak kebingungan menatap grafik dan tabel yang nampak seperti labirin angka bagi orang awam. “Apa anda bisa jelaskan apa yang ada di layar itu?” tanya seorang wartawan, suaranya kini terdengar lebih berhati-hati, rasa skeptis mulai berganti dengan rasa ingin tahu. “Tentu saja, saya sudah mengundang dokter spesialis genetika yang ahli dalam bidang ini,” ucap Aditya. Ia tetap tenang, memegang kendali penuh atas situasi yang mulai berbalik arah. “Dokter Ruslan,” ucap Aditya memanggil seorang dokter yang duduk di sampingnya. Pria paruh baya itu berdiri dengan karisma seorang ilmuwan yang tidak bisa d

